Tiga Tahun, Sayang

tiga tahun kepergianmu
pulang ke kampung halaman, sayang
dan tiga tahun itu
tak kudengar lagi kabar tentangmu

setelah putus asa dan menangis sejadi-jadinya
kau pergi serupa orang yang gagal di perantauan
pergi dengan tangan yang tak membawa apa-apa
pergi dengan tidak meninggalkan pesan apa-apa

tiga tahun aku merindumu, sayang
setelah semua sikap tak peduli
dan tak lagi memperhatikan
sampai sadar kau telah hilang

tiada tanda kau akan kembali
melucu di depanku seperti orang bodoh
dan terdiam ketika kumemandang matamu
dengan keseriusan

tiga tahun doaku tak kunjung putus, sayang
aku berharap kau pulang ke sini
ke tanah di mana kita dibesarkan
aku rindu sejadi-jadinya

aku menangis di atas sesal
baru sadar aku mencintaimu sejak dulu
dan kututup rasa itu
tanpa sadar resikonya yang sial

tiga tahun, sayang
kuharap kau sadar aku merindukanmu
jangan mati dulu
sebelum aku dan kau bersatu

Komentar

Pos populer dari blog ini

Rahasia Para Pelacur yang Lari dari Razia